JOIN NOW

Kamis, 28 April 2011

PERKEMBANGAN JANIN DARI MINGGU KE MINGGU


Minggu ke-1 :
Minggu ini sebenarnya masih periode menstruasi, bahkan pembuahan pun belum terjadi. Sebab tanggal perkiraan kelahiran si kecil dihitung berdasarkan hari pertama haid terakhir Anda

Proses pembentukan antara sperma dan telur yang memberikan informasi kepada tubuh bahwa telah ada calon bayi dalam rahim. Saat ini janin sudah memiliki segala bekal genetik, sebuah kombinasi unik berupa 46 jenis kromosom manusia. Selama masa ini, yang dibutuhkan hanyalah nutrisi (melalui ibu) dan oksigen.


Sel2 telur yang berada didalam rahim, berbentuk seperti lingkaran sinar yg mengelilingi matahariSel ini akan bertemu dengan sel2 sperma dan memulai proses pembuahan
5 juta sel sperma sekaligus berenang menuju tujuan akhir mereka yaitu menuju sel telur yang bersembunyi pada saluran sel telur. Walaupun pasukan sel sperma ini sangat banyak, tetapi pada akhirnya hanya 1 sel saja yang bisa menembus indung telur.


Pada saat ini kepala sel sperma telah hampir masuk. Kita dapat melihat bagian tengah dan belakang sel sperma yang tidak henti-hentinya berusaha secara tekun menerobos dinding indung telur



Minggu ke-2 :

Pembuahan terjadi pada akhir minggu kedua. Sel telur yang telah dibuahi membelah dua 30 jam setelah dibuahi. Sambil terus membelah, sel telur bergerak di dalam lubang falopi menuju rahim. Setelah membelah menjadi 32, sel telur disebut morula.
Sel-sel mulai berkembang dan terbagi kira-kira dua kali sehari sehingga pada hari yang ke-12 jumlahnya telah bertambah dan membantu blastocyst terpaut pada endometrium


Minggu 3:

Sampai usia kehamilan 3 minggu, Anda mungkin belum sadar jika sedang mengandung. Sel telur yang telah membelah menjadi ratusan akan menempel pada dinding rahim disebut blastosit. Ukurannya sangat kecil, berdiameter 0,1-0,2 mm.
Minggu ke-4 :

Kini, bayi berbentuk embrio. Embrio memproduksi hormon kehamilan (Chorionic Gonadotropin - HCG), sehingga apabila Anda melakukan test kehamilan, hasilnya positif.

Janin mulai membentuk struktur manusia. Saat ini telah terjadi pembentukan otak dan tulang belakang serta jantung dan aorta (urat besar yang membawa darah ke jantung).

Minggu ke-5 :

Terbentuk 3 lapisan yaitu ectoderm, mesoderm dan endoderm. Ectoderm adalah lapisan yang paling atas yang akan membentuk system saraf pada janin tersebut yang seterusnya membentuk otak, tulang belakang, kulit serta rambut. Lapisan Mesoderm berada pada lapisan tengah yang akan membentuk organ jantung, buah pinggang, tulang dan organ reproduktif. Lapisan Endoderm yaitu lapisan paling dalam yang akan membentuk usus, hati, pankreas dan pundi kencing.


Minggu ke-6 :

Ukuran embrio rata-rata 2-4 mm yang diukur dari puncak kepala hingga bokong. Tuba saraf sepanjang punggung bayi telah menutup. Meski Anda belum bisa mendengar, jantung bayi mulai berdetak pada minggu ini. Sistem pencernaan dan pernafasan mulai dibentuk, pucuk-pucuk kecil yang akan berkembang menjadi lengan kaki pun mulai tampak



Minggu ke-7 :
Akhir minggu ketujuh, panjangnya sekitar 5-13 mm dan beratnya 0,8 gram, kira-kira sebesar biji kacang hijau. Pucuk lengan mulai membelah menjadi bagian bahu dan tangan yang mungil. Jantung telah dibagi menjadi bilik kanan dan bilik kiri, begitu pula dengan saluran udara yang terdapat di dalam paru-paru

Minggu ke 8

Panjang kira-kira 14-20 mm. Banyak perubahan yang terjadi pada bayi Anda. Jika Anda bisa melihat , ujung hidung dan kelopak mata mulai berkembang, begitu pula telinga. Brochi, saluran yang menghubungkan paru-paru dengan tenggorokan, mulai bercabang. Lengan semakin membesar dan ia memiliki siku. Semua ini terjadi hanya dalam 6 minggu setelah pembuahan.

bayi sudah mulai terbentuk diantaranya pembentukan lubang hidung, bibir, mulut serta lidah. Matanya juga sudah kelihatan berada dibawah membran kulit yang tipis. Anggota tangan serta kaki juga terbentuk walaupun belum sempurna
Minggu ke-9 :

Telinga bagian luar mulai terbentuk, kaki dan tangan terus berkembang berikut jari kaki dan tangan mulai tampak. Ia mulai bergerak walaupun Anda tak merasakannya. Dengan Doppler, Anda bisa mendengar detak jantungnya. Minggu ini, panjangnya sekitar 22-30 mm dan beratnya sekitar 4 gram.


Minggu ke-10 :
Semua organ penting yang telah terbentuk mulai bekerjasama. Pertumbuhan otak meningkat dengan cepat, hampir 250.000 sel saraf baru diproduksi setiap menit. Ia mulai tampak seperti manusia kecil dengan panjang 32-43 mm dan berat 7 gram.
Minggu ke-11 :
Panjang tubuhnya mencapai sekitar 6,5 cm. Baik rambut, kuku jari tangan dan kakinya mulai tumbuh. Sesekali di usia ini janin sudah menguap.

Gerakan demi gerakan kaki dan tangan, termasuk gerakan menggeliat, meluruskan tubuh dan menundukkan kepala, sudah bisa dirasakan ibu. Bahkan, janin kini sudah bisa mengubah posisinya dengan berputar, memanjang, bergelung, atau malah jumpalitan yang kerap terasa menyakitkan sekaligus memberi sensasi kebahagiaan tersendiri


Minggu ke-12 :

Bentuk wajah bayi lengkap, ada dagu dan hidung kecil. Jari-jari tangan dan kaki yang mungil terpisah penuh. Usus bayi telah berada di dalam rongga perut. Akibat meningkatnya volume darah ibu, detak jantung janin bisa jadi meningkat. Panjangnya sekitar 63 mm dan beratnya 14 gram.

Mulai proses penyempurnaan seluruh organ tubuh. Bayi membesar beberapa millimeter setiap hari. Jari kaki dan tangan mulai terbentuk termasuk telinga dan kelopak mata.




Minggu ke-13 :
Pada akhir trimester pertama, plasenta berkembang untuk menyediakan oksigen , nutrisi dan pembuangan sampah bayi. Kelopak mata bayi merapat untuk melindungi mata yang sedang berkembang. Janin mencapai panjang 76 mm dan beratnya 19 gram.
Kepala bayi membesar dengan lebih cepat daripada yang lain. Badannya juga semakin membesar untuk mengejar pembesaran kepala.


Minggu ke-14 :
Tiga bulan setelah pembuahan, panjangnya 80-110 mm dan beratnya 25 gram. Lehernya semakin panjang dan kuat. Lanugo, rambut halus yang tumbuh di seluruh tubuh dan melindungi kulit mulai tumbuh pada minggu ini. Kelenjar prostat bayi laki-laki berkembang dan ovarium turun dari rongga perut menuju panggul.

Detak jantung bayi mulai menguat tetapi kulit bayi belum tebal karena belum ada lapisan lemak
Minggu ke-15 :

Tulang dan sumsum tulang di dalam sistem kerangka terus berkembang. Jika bayi Anda perempuan, ovarium mulai menghasilkan jutaan sel telur pada minggu ini. Kulit bayi masih sangat tipis sehingga pembuluh darahnya kelihatan. Akhir minggu ini, beratnya 49 gram dan panjang 113 mm

Bayi sudah mampu menggenggam tangannya dan mengisap ibu jari. Kelopak matanya masih tertutupMinggu ke-16 :
Bayi telah terbentuk sepenuhnya dan membutuhkan nutrisi melalui plasenta. Bayi telah mempunyai tulang yang kuat dan mulai bisa mendengar suara. Dalam proses pembentukan ini system peredaran darah adalah yang pertama terbentuk dan berfungsi.
Janin mulai bergerak ! Tetapi tak perlu kuatir jika Anda tak merasakannya. Semakin banyak kalsium yang disimpan dalam tulang bayi seiring dengan perkembangan kerangka. Bayi Anda berukuran 116 mm dan beratnya 80 gram

Minggu ke-17 :

Dengan panjang 12 cm dan berat 100 gram, bayi masih sangat kecil. Lapisan lemak cokelat mulai berkembang, untuk menjada suhu tubuh bayi setelah lahir. Tahukah Anda ? Saat dilahirkan, berat lemak mencapai tiga perempat dari total berat badannya.
Rambut, kening, bulu mata bayi mulai tumbuh dan garis kulit pada ujung jari mulai terbentuk. Sidik jari sudah mulai terbentuk
Minggu ke-18 :

Mulailah bersenandung sebab janin sudah bisa mendengar pada minggu ini. Ia pun bisa terkejut bila mendengar suara keras. Mata bayi pun berkembang. Ia akan mengetahui adanya cahaya jika Anda menempelkan senter yang menyala di perut. Panjangnya sudah 14 cm dan beratnya 140 gram.
Bayi sudah bisa melihat cahaya yang masuk melalui dinding rahim ibu. Hormon Estrogen dan Progesteron semakin meningkat.


Minggu ke-19 :
Tubuh bayi diselimuti vernix caseosa, semacam lapisan lilin yang melindungi kulit dari luka. Otak bayi telah mencapai jutaan saraf motorik karenanya ia mampu membuat gerakan sadar seperti menghisap jempol. Beratnya 226 gram dengan panjang hampir 16 cm.


Minggu ke-20 :
Setengah perjalanan telah dilalui. Kini, beratnya mencapai 260 gram dan panjangnya 14-16 cm. Dibawah lapisan vernix, kulit bayi mulai membuat lapisan dermis, epidermis dan subcutaneous. kuku tumbuh pada minggu ini.
Proses penyempurnaan paru-paru dan system pernafasan. Pigmen kulit mulai terlihat

Minggu ke-21 :

Usus bayi telah cukup berkembang sehingga ia sudah mampu menyerap atau menelan gula dari cairan lalu dilanjutkan melalui sistem pencernaan manuju usus besar. Gerakan bayi semakin pelan karena beratnya sudah 340 gram dan panjangnya 20 cm


Minggu ke-22 :

Indera yang akan digunakan bayi untuk belajar berkembang setiap hari. Setiap minggu, wajahnya semakin mirip seperti saat dilahirkan. Perbandingan kepala dan tubuh semakin proporsional

Minggu ke-23 :
Meski lemak semakin bertumpuk di dalam tubuh bayi, kulitnya masih kendur sehingga tampak keriput. Ini karena produksi sel kulit lebih banyak dibandingkan lemak. Ia memiliki kebiasaaan "berolahraga", menggerakkan otot jari-jari tangan dan kaki, lengan dan kaki secara teratur. Beratnya hampir 450 gram

Tangan dan kaki bayi telah terbentuk dengan sempurna, jari juga terbentuk sempurna.
Minggu ke-24 :

Paru-paru mulai mengambil oksigen meski bayi masih menerima oksigen dari plasenta. Untuk persiapan hidup di luar rahim, paru-paru bayi mulai menghasilkan surfaktan yang menjaga kantung udara tetap mengembang

Kulit bayi mulai menebal
Minggu ke-25 :

Bayi cegukan, apakah Anda merasakannya? Ini tandanya ia sedang latihan bernafas. Ia menghirup dan mengeluarkan air ketuban. Jika air ketuban yang tertelan terlalu banyak, ia akan cegukan.

Tulang bayi semakin mengeras dan bayi menjadi bayi yang semakin kuat. Saluran darah di paru-paru bayi sudah semakin berkembang. Garis disekitar mulut bayi sudah mulai membentuk dan fungsi menelan sudah semakin membaik. Indera penciuman bayi sudah semakin membaik karena di minggu ini bagian hidung bayi (nostrils) sudah mulai berfungsi. Berat bayi sudah mencapai 650-670 gram dengan tinggi badan 34-37 cm.

Minggu ke-26 :
Bayi sudah bisa mengedipkan matanya selain itu retina matanya telah mulai terbentuk. Aktifitas otaknya yang berkaitan dengan pendengarannya dan pengelihatannya sudah berfungsi, bunda dapat memulai memperdengarkan lagu yang ringan dan mencoba untuk memberi cahaya lebih disekitar perut, mungkin bunda akan merasakan anggukan kepala si kecil. Berat badan bayi sudah mencapai 750-780gram, sedangkan tingginya 35-38 cm.
Minggu ke-27 :

Minggu pertama trimester ketiga, paru-paru, hati dan sistem kekebalan tubuh masih harus dimatangkan. Namun jika ia dilahirkan, memiliki peluang 85% untuk bertahan.

Indra perasa mulai terbentuk. Bayi juga sudah pandai mengisap ibu jari dan menelan air ketuban yang mengelilinginya. Berat umum bayi seusia si kecil 870-890 gram dengan tinggi badan 36-38 cm.
Minggu ke-28 :


Minggu ini beratnya 1100 gram dan panjangnya 25 cm. Otak bayi semakin berkembang dan meluas. Lapisan lemak pun semakin berkembang dan rambutnya terus tumbuh

Lemak dalam badan mulai bertambah. Walaupun gerakan bayi sudah mulai terbatas karena beratnya yang semakin bertambah, namun matanya sudah mulai bisa berkedip bila melihat cahaya melalui dinding perut ibunya. Kepalanya sudah mengarah ke bawah. Paru-parunya belum sempurna, namun jika saat ini ia terlahir ke dunia, si kecil kemungkinan besar telah dapat bertahan hidup.


Minggu ke-29 :

Kelenjar adrenalin bayi mulai menghasilkan hormon seperti androgen dan estrogen. Hormon ini akan menyetimulasi hormon prolaktin di dalam tubuh ibu sehingga membuat kolostrum (air susu yang pertama kali keluar saat menyusui).

Sensitifitas dari bayi semakin jelas, bayi sudah bisa mengidentifikasi perubahan suara, cahaya, rasa dan bau. Selain itu otak bayi sudah bisa mengendalikan nafas dan mengatur suhu badan dari bayi. Postur dari bayi sudah semakin sempurna sebagai seorang manusia, berat badannya 1100-1200 gram, dengan tinggi badan 37-39 cm.
Minggu ke-30 :

Lemak dan berat badan bayi terus bertambah sehingga bobot bayi sekarang sekitar 1400 gram dan panjangnya 27 cm. Karena ia semakin besar, gerakannya semakin terasa

Mata indah bayi sudah mulai bergerak dari satu sisi ke sisi yang lain dan dia sudah mulai belajar untuk membuka dan menutup matanya. Saat ini waktu yang terbaik bagi bunda untuk menyenteri perut dan menggerak-gerakan senter tersebut maka mata bayi sudah bisa mengikuti ke arah mana senter tersebut bersinar.cairan ketuban (amniotic fluid) di rahim bunda semakin berkurang. Kini si kecil pun sudah mulai memproduksi air mata. Berat badan bayi 1510-1550 gram, dengan tinggi 39-40 cm.
Minggu ke-31 :

Plasenta masih memberikan nutrisi yang dibutuhkan bayi. Aliran darah di plasenta memungkinkan bayi menghasilkan air seni. Ia berkemih hampir sebanyak 500 ml sehari di dalam air ketuban

Perkembangan fisik bayi sudah mulai melambat pada fase ini, hanya berat badan bayilah yang akan bertambah. Selain itu lapisan lemak akan semakin bertambah dibawah jaringan kulitnya. Tulang pada tubuh bayi sudah mulai mengeras, berkembang dan mulai memadat dengan zat-zat penting seperti kalsium, zat besi, fosfor. Berkebalikan dengan

perkembangan fisiknya, pada fase ini perkembangan otaknyalah yang berkembang dengan sangat pesat dengan menghasilkan bermilyar sel. Apabila diperdengarkan musik, bayi akan bergerak. Berat badan bayi 1550-1560 gram dengan tinggi 41-43 cm.

Minggu ke-32 :

Jari tangan dan kaki telah tumbuh sempurna, begitu pula dengan bulu mata, alis dan rambut di kepala bayi yang semakin jelas. Lanugo yang menutupi tubuh bayi mulai rontok tetapi sebagian masih ada di bahu dan punggung saat dilahirkan. Dengan berat 1800 gram dan panjang 29 cm, kemampuan untuk bertahan hidup di luar rahim sudah lebih baik apabila di dilahirkan pada minggu ini.

Kulit bayi semakin merah, kelopak matanya juga telah terbuka dan system pendengaran telah terbentuk dengan sempurna. Kuku dari jari mungil tangan dan kaki si kecil sudah lengkap dan sempurna. Rambutnya pun semakin banyak dan semakin panjang. Bayi sudah mulai bisa bermimpi, .
Minggu ke-33 :

Bayi telah memiliki bentuk wajah yang menyerupai ayah dan ibunya. Otak bayi semakin pesat berkembang. Pada saat ini juga otak bayi sudah mulai bisa berkoordinasi antara lain, bayi sudah menghisap jempolnya dan sudah bisa menelan. Walaupun tulang-tulang bayi sudah semakin mengeras tetapi otot-otot bayi belum benar-benar bersatu. Bayi sudah bisa mengambil nafas dalam-dalam walaupun nafasnya masih di dalam air. Apabila bayinya laki-laki maka testis bayi sudah mulai turun dari perut menuju skrotum. Berat badan bayi 1800-1900 gram, dengan tinggi badan sekitar 43-45 cm.
Minggu ke-34 :

bayi berada di pintu rahim. Bayi sudah dapat membuka dan menutup mata apabila mengantuk dan tidur, bayi juga sudah mulai mengedipkan matanya. Tubuh bunda sedang mengirimkan antibodi melalui darah bunda ke dalam darah bayi yang berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuhnya dan proses ini akan tetap terus berlangsung bahkan lebih rinci pada saat bunda mulai menyusui. Berat Badan bayi 2000-2010 gram, dengan tinggi badan sekitar 45-46 cm.
Minggu ke-35 :

Pendengaran bayi sudah berfungsi secara sempurna. Lemak dari tubuh bayi sudah mulai memadat pada bagian kaki dan tangannya, lapisan lemak ini berfungsi untuk memberikan kehangatan pada tubuhnya. Bayi sudah semakin membesar dan sudah mulai memenuhi rahim bunda. Apabila bayi bunda laki-laki maka di bulan ini testisnya telah sempurna. Berat badan bayi 2300-2350 gram, dengan tinggi badan sekitar 45-47 cm.
Minggu ke-36 :

Kulit bayi sudah semakin halus dan sudah menjadi kulit bayi. Lapisan lemak sudah mulai mengisi bagian lengan dan betis dari bayi. Ginjal dari bayi sudah bekerja dengan baik dan livernya pun telah memproduksi kotoran. Saat ini paru-paru bayi sudah bekerja baik bahkan sudah siap bertemu dengan mama dan papa. Berat badan bayi 2400-2450 gram, dengan tinggi badan 47-48 cm


Minggu ke-37 :

Kepala bayi turun ke ruang pelvik. Bentuk bayi semakin membulat dan kulitnya menjadi merah jambu. Rambutnya tumbuh dengan lebat dan bertambah 5cm. Kuku terbentuk dengan sempurna. Bayi sudah bisa melihat adanya cahaya diluar rahim. Bayi pada saat ini sedang belajar untuk mengenal aktifitas harian, selain itu bayi juga sedang belajar untuk melakukan pernafasan walaupun pernafasannya masih dilakukan di dalam air. Berat badan bayi di minggu ini 2700-2800 gram, dengan tinggi 48-49 cm

Minggu ke-38 hingga minggu ke-40 : Proses pembentukan telah berakhir dan bayi siap dilahirkan.
  
sumber:  http://www.perkembanganjanin.blogspot.com/

Rabu, 27 April 2011

Balita Pintar Bergaul

Bertamu dan menerima tamu adalah satu ajang melatih balita bersosialisasi. Agar ia tetap nyaman ada di situasi ketika bertamu, bimbing dia dengan menjalankan kiat berikut:
  1. Sebelum mengajak anak pergi, beri tahu balita Anda tentang tempat yang akan dituju, kondisi apa yang akan ditemuinya, dan apa saja benda-benda yang terdapat di sana.
  2. Jelaskan dalam bahasa sederhana, kemana ia dan Anda akan pergi, akan bertemu siapa, siapa yang sudah dikenal dan siapa saja yang belum ia kenal. Misalnya, Anda menjelaskan akan pergi ke rumah Oom Radya, di sana ada Kak Dika dan Kak Reno.
  3. Sesampainya di tempat tujuan, minta pengertian kepada pemilik rumah, untuk tidak langsung memeluk dan menciumnya karena anak Anda kurang suka diperlakukan demikian. 
  4. Di awal-awal bertamu ke suatu tempat, biarkan balita dalam gendongan Anda, apalagi bila ia terlihat tidak nyaman. Anda dapat berkeliling  memberi salam kepada orang-orang yang hadir. Posisi yang sejajar dengan orang dewasa membuat anak lebih aman. Namun jangan paksa  dia memberi salam atau menerima salam hanya karena Anda takut menyinggung perasaan orang-orang.  
  5. Bila anak terlihat cemas, peluk atau duduk di dekatnya. Namun Anda sebaiknya membahas soal kecemasannya pada keluarga atau teman saat itu juga. 
  6. Biasakan anak melihat orang-orang asing tanpa berinteraksi dengan mereka. Misalnya, mengajak si kecil ke kebun binatang, pasar, atau playground. Semakin sering anak melihat wajah-wajah baru, ia akan terbiasa dengan situasi dan orang-orang baru. Secara rutin ajak pula dia  ke pertemuan-pertemuan keluarga atau bertamu ke rumah teman Anda sehingga si kecil terbiasa berinteraksi dengan orang di luar lingkungan rumahnya.
sumber:  http://www.ayahbunda.co.id

    Selasa, 26 April 2011

    Panduan memberi ASI Eksklusif


    Sebuah panduan sederhana namun cukup membantu bagi Anda yang bekerja, dan perlu memerah ASI baik di rumah maupun di tempat kerja. Bagi Anda yang sibuk bekerja, tidak mustahil kok tetap memberi ASI Eksklusif bagi bayi Anda! Yang penting, niatnya memang sudah bulat, dan 'siap' untuk melakukan hal-hal berikut ini. Menurut web-nya, teknik ini sepengetahuan ahli laktasi dr. Utami Roesli, SpA., MBA., CIMI., IBCLC, Ketua Yayasan Sentra Laktasi Indonesia.
    1. Letakkan ibu jari di atas kalang payudara dan jari telunjuk serta jari tengah di bawah sekitar 2,5 ­3,8 cm di belakang puting susu membentuk huruf C. Anggaplah payudara sebagai jam, maka posisi/arah ibu jari berada pada jam 12, dua jari lain berada di posisi jam 6. Ibu jari dan jari telunjuk serta jari tengah saling berhadapan. Jari-jari diletakkan sedemikian rupa sehingga "gudang" ASI berada di bawahnya.
    2. Tekan lembut ke arah dada tanpa memindahkan posisi jari-jari tadi. Payudara yang besar dianjurkan untuk diangkat lebih dulu. Kemudian ditekan ke arah dada.
    3. Buatlah gerakan menggulung (roll) dengan arah ibu jari dan jari-jari ke depan untuk memerah ASI keluar dari gudang ASI yang terdapat di bawah kalang payudara di belakang puting susu. Jangan menggesekkan ibu jari dan jari-jari pada kulit karena akan menimbulkan rasa sakit atau nyeri.
    4. Ulangi gerakan-gerakan tersebut (1,2,3) sampai aliran ASI berkurang. Kemudian pindahkan lokasi ibu jari ke arah jam 11 dan jari-jari ke arah jam 5, lakukan kembali gerakan memerah seperti tadi.
    5. Lakukan pada kedua payudara secara bergantian. Begitu tampak ASI memancar dari puting susu, itu berarti gerakan tersebut sudah benar dan berhasil menekan gudang ASI. Jangan lupa untuk meletakkan cangkir bermulut lebar yang sudah disterilkan di bawah payudara yang diperah.

    Seluruh prosedur persiapan dan pemerahan dengan tangan membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit, meliputi:

    - Massage, stroke, dan shake.
    - Perah kedua payudara selama 5-7 menit tiap payudara.
    - Massage, stroke dan shake.
    - Perah kedua payudara selama 3-7 menit tiap payudara.
    - Massage, stroke dan shake.
    - Perah kedua payudara selama 2-3 menit tiap payudara.

    Sebagai catatan, waktu yang dibutuhkan untuk memerah ASI di atas hanyalah patokan saja. Bila pasokan ASI sudah baik/banyak, patokan tersebut dapat diabaikan karena patokan waktu ini bermanfaat bila ASI hanya keluar sedikit atau bahkan belum keluar sama sekali. Yang justru harus diperhatikan adalah aliran ASI. Bila mulai berkurang alirannya segera ganti dengan memerah payudara berikutnya.

    - Hilman Hilmansyah. Ilustrasi Dok. NAKITA

    Senin, 25 April 2011

    Spa Batu Mulia

    Oleh Lauren Kelana



    Semua tahu, rangkaian mutiara, berlian, rubi dan safir bisa mempercantik penampilan seorang perempuan. Tapi tahukah Anda bahwa batu-batu mulia ini bisa pula mempercantik perempuan dalam bentuk krim, lulur, dan minyak?

    Buktikan saja sendiri dalam berbagai perawatan spa yang membuat kulit mengkilap ini.

    Lulur Mutiara


    Selama berabad-abad, perempuan sudah memakai mutiara untuk membuat kulit mereka berkilau. Bubuk mutiara disebut-sebut bisa membantu proses pemulihan alamiah kulit, membantu menjaga penampilan yang segar dan awet muda, sehingga populer dalam bahan perawatan spa.

    Lulur almond dan bubuk mutiara di Four Seasons Hangzhou di West Lake (86-571/8829-8888; fourseasons.com), Cina, atau lulur cokelat campur mutiara di Shangri-La Tanjung Aru Resort and Spa (60-88/327-888; shangri-la.com) di Kota Kinabalu, Malaysia, akan memunculkan kemilau pada kulit secara cepat.

    Facial Berlian


    Saat digunakan sebagai lulur, serbuk berlian bisa memperbaiki, menghaluskan dan menyemir kulit berkilau, memperlambat proses penuaan, dan membantu kulit berkilau seperti berlian. Perawatan diamond miracle di Spa on the Rocks, di Ayana Resort dan Spa di Bali (62-362/702-222; ayanaresort.com), termasuk facial Creme de La Mer campur bubuk berlian murni menjanjikan kulit yang berkilau.

    Langham Hotel di Auckland (64-9/379-5132; langhamhotels.com) menyediakan layanan ritual berlian magnet untuk tradisi penyembuhan yang berasal sejak abad pertengahan. Perawatan ini bisa membersihkan tubuh dan pikiran, memulihkan energi dan melawan tanda-tanda penuaan, serta menghilangkan dampak elektromagnetik akibat polusi dan stres.

    Facial Ambar


    Batu-batuan berwarna madu yang berasal dari fosil resin pohon sudah lama dianggap berkhasiat menyembuhkan penyakit. Dalam pengobatan tradisional Cina, batu ambar bisa menenangkan pikiran, meningkatkan kerja sistem pencernaan, memperbaiki penglihatan serta membantu tubuh menghilangkan racun.

    Beberapa penelitian terbaru menunjukkan, ambar bisa membantu kulit memperbaiki sel-selnya dan berfungsi sebagai antioksidan. Di Chi Spa di Shangri-La, Beijing World Summit (86-10/6505-2299; shangri-la.com), facial Amber Charm menggunakan krim yang berbasis ambar agar memudahkan penikmat spa menyerap kekuatan penyembuhannya.

    Perawatan Safir


    Selama berabad-abad, di berbagai peradaban, safir dianggap mewakili kedamaian dan ketenangan, memberikan efek penyembuhan dan kesejukan bagi mereka yang mengenakannya. Di Spa Saffire di resor Tasmania, Saffire Freycinet (61-3/ 6256-7888; saffire-freycinet.com.au), Anda bisa menguji efek menenangkan batu safir dengan facial safir.

    Caranya, beberapa batu mulia ini akan diletakkan segaris dengan titik-titik cakra untuk menyeimbangkan energi. Atau, Anda bisa pula menikmati Sapphire Experience secara komplit, yang ditutup dengan pemakaian krim tubuh serbuk safir.

    Facial Delima dan Zamrud


    Batu delima (ruby) diasosiasikan dengan stimulasi dan vitalitas, dan facial yang menggunakan bebatuan merah ini dipercaya akan merevitalisasi kulit yang kering dan keriput. Zamrud (emerald) adalah simbol kekuatan dan keseimbangan serta memiliki efek menghilangkan racun tubuh. Maka itu, facial zamrud bisa membantu menyeimbangkan kulit berminyak dan mencerahkan.

    Anda bisa memilih perawatan dari batu-batu mulia ini di Six Senses Zighy Bay (968/2673-5555; sixsenses.com) di Oman atau di Six Senses Sanctuary Phuket (66-76/371-400), dua-duanya menawarkan perawatan facial menggunakan minyak dengan saripati bebatuan mulia itu.

    sumber:  id.travel.yahoo.com

    Selasa, 12 April 2011

    Bagaimana Mengoptimalkan Kecerdasan Balita pada Masa Golden Years?






    www.balita-anda.com-baby_facePada masa golden years pembentukan sistem saraf secara mendasar sudah terjadi. Pada masa ini terjadi hubungan antara sel-sel sraf tersebut. Kuantitas dan kualitas sambungan ini menentukan kecerdasan balita.
    Pada masa ini perkembangan otak terjadi secara keseluruhan pada keempat bagian otak, termasuk pada masing-masing belahan otak. Belahan otak inilah yang akan menyimpan kemampuan-kemampuan anak yang berbeda, yakni pada belahan otak kanan maupun kiri.
    Otak kiri berhubungan dengan tangan, kaki dan tubuh sebelah kanan. Otak kiri terutama mengendalikan aktivitas yang bersifat: teratur, berurutan, rinci, sistematis, misalnya : membaca, menulis, menghitung.
    Sedangkan otak kanan berhubungan dengan tangan, kaki dan tubuh sebelah kiri. Otak kanan terutama mengendalikan aktivitas yang bersifat : berfikir divergen (meluas), imajinasi, ide-ide, kreativitas, emosi, musik, spiritual., intuisi, abstrak, bebas, simultan.
    Oleh karena itu, jika kita menginginkan anak dengan kecerdasan multipel latihlah kedua tangan, kaki, mata, telinga kanan dan kiri sama seringnya setiap hari, terutama sampai umur 3 tahun, agar otak kanan dan kiri berkembang optimal.
    Kalau hanya melatih tangan kanan, maka fungsi otak kanan tidak berkembang optimal, sehingga anak tidak trampil berfikir divergen (meluas), rendah daya imajinasinya, kurang kreatif, kurang mampu kendalikan emosi, kurang berjiwa seni, spiritual, intuisi dan abstrak.
    Anak yang kidal, latihlah ia menggunakan kedua tangan dan kakinya sama seringnya. Jangan paksakan ia menggunakan tangan kanan saja, karena otak fungsi otak kanannya akan kurang berkembang.
    Adapun tahapan perkembangan kemampuan balita usia 1 hingga 3 tahun diantaranya adalah:
    • Usia 13-15 bulan balita sudah berminat pada gambar, mengambil mainan sendiri, berjalan sendiri, berceloteh dan mampu meniru kegiatan orang lain.
    • Usia 16-18 bulan balita sudah mengicapkan kata-kata yang lebih banyak, dapat menemukan maianan yang disembunyikan, dan mengerti fungsi benda.
    • Usia 19-24 bulan, balita sudah memehami konsep sederhana bentuk benda seperti segitiga dan persegi, menyebut nama senbdiri serta mengucapkan satu kaliam
    • Usia 2-3 tahun, balita biasnya sudah dapat mencocokkan bentuk,membangun dan menghbungkan balok, berpakian sendiri dan semakin memahami kata-kata orang lain.
    Kemampuan ini harus dioptimalkan dengan cara stimulai. Stimulasi akan mempengaruhi pertumbuhan sinaps (proses sinaptogenesis), yang membutuhkan banyak sialic acid untuk membentuk gangliosida. Ini penting untuk kecepatan proses pembelajaran dan memori.
    Kebutuhan stimulasi bermain meliputi berbagai permainan yang merangsang semua indera (pendengaran, penglihatan, sentuhan, membau, mengecap), merangsang gerakan kasar dan halus, berkomunikasi, emosi-sosial, kemandirian, berpikir dan berkreasi. Kebutuhan stimulasi bermain sejak dini akan besar pengaruhnya pada berbagai kecerdasan anak (multipel inteligen).
    Selain stimulasi, yang juga penting adalah faktor nutrisi. Dengan nutrisi yang lengkap dan seimbang sejak di dalam kandungan sampai umur 3 tahun, akan semakin banyak jumlah sel-sel otak bayi, semakin bagus kualitas percabangan sel-sel otak, dan semakin bagus fungsi hubungan sinaps antara sel-sel otak bayi dan balita.
    Salah satu nutrtisi yang penting bagi perekembangan otak adalah Asam amino. Asam Amino akan membentuk struktur otak dan zat penghantar rangsang (zat neurotransmitter) pada sambungan sel syaraf.
    Tyrosine dan Triyptophane merupakan asam amino penting, karena sebagai bahan baku pembuat neurotransmitter katekolamin dan serotonin yang mempengaruhi pengendalian diri, pemusatan perhatian (konsentrasi), emosi dan perilaku anak. Vitamin B6 penting untuk enzim otak. Kekurangan zat besi dan yodium akan menyebabkan rendahnya kecerdasan. Seng dibutuhkan untuk pembelahan dan kemampuan membran sel-sel otak.

    Link: http://www.balita-anda.com/psikologi/847-bagaimana-mengoptimalkan-kecerdasan-balita-pada-masa-golden-years.html
     

    Membantu Balita Mengembangkan Berbagai Kecerdasan

    Kini orang tua sangat menyadari pentingnya mengembangkan tingkat kecerdasan balita sebagai salah satu cara untuk memastikan kesuksesan balita di masa depan. ‘Kecerdasan’ disini secara umum mengarah pada kemampuan sang balita untuk menerima, memproses dan mengaplikasikan informasi.
    Tahun 1980 Howard Garner mengembangkan sebuah konsep mengenai ragam kecerdasan. Menurut konsep tersebut manusia perlu untuk menyerap dan memproses berbagai tipe informasi yang berbeda. Gardner membagi kecerdasan menjadi 7 jenis yaitu sebagai berikut:
    • Kecerdasan Linguistik
    • Kecerdasan Musikal
    • Kecerdassan Logika-Matematika
    • Kecerdasan Spasial
    • Kecerdasan Tubuh-Kinestetik
    • Kecerdasan Intrapersonal
    • Kecerdasan Interpersonal

    Untuk memastikan balita kita tumbuh dan berkembang dengan baik dan seimbang, kita sebagai orang tua sebaiknya menyediakan kesempatan bagi balita untuk berkembang di setiap jenis kecerdasan ini.
    1. Kecerdasan Linguistik mengarah pada kemampuan balita untuk menggunakan bahasa dalam mengkomunikasikan ide-idenya baik secara lisan maupun tulisan. Manusia dengan tingkat kecerdasan linguistik yang tinggi kebanyakan adalah pembicara dan atau penulis yang baik dan merupakan orang-orang yang menghargai literatur.
    Kita dapat mendorong balita kita untuk mengembangkan kecerdasan linguistik mereka dengan mulai membaca sejak dini, mengenalkan mereka berbagai bahasa yang berbeda dan beragam jenis buku baik fiksi sampai non-fiksi.
    Adalah juga sangat penting untuk mendorong balita kita untuk berbicara dan mengkomunikasikan ide-ide dan perasaan mereka. Sisihan waktu untuk berkomunikasi dengan balita Anda mengenai pengalaman kesehariannya, ide-ide, acara TV dan karakter kartun favorit, serta sahabat mereka. Kemampuan berbahasa akan meningkat jika sering digunakan.
    2. Kecedasaran Musikal mengarah pada kemampuan untuk memproses dan mengaplikasikan informasi musikal. Orang-orang dengan kecerdasan musikal yang tinggi akan memiliki apresiasi pada musik dan juga akan lebih cepat menguasai instrumen musik.
    Kita dapat mendorong balita kita untuk mengembangkan kecerdasan musikal dengan cara mengenalkan musik sejak dini. Beberapa psikolog berpendapat bahwa dengan memainkan alat musik, dalam hal ini musik klasik dan tradisional, pada bayi, akan membantu melatih otak mereka untuk memproses, mengatur dan membedakan antara bunyi, irama dan ritme yang berbeda-beda.
    Pada umumnya sejak usia 2 tahun balita sudah bisa menikmati sesi bernyanyi bersama dengan orang tua mereka. Kita bisa mulai dengan mengajari mereka lagu-lagu tradisional yang sederhana.
    Kita juga bisa mendorong balita kita untuk mempelajari instrumen musik, piano adalah yang terpopuler. Yang terpenting dan harus diingat adalah jangan sampai sang balita merasa dipaksa. Kita bisa memupuk ketertarikan mereka pada musik dengan cara mengajak mereka untuk ikut menghadiri dan menyaksikan konser-konser musik yang dapat memberi mereka inspirasi.

    3. Kecerdasan Logika-Matematika mengarah pada kemampuan untuk memproses dan menganalisa informasi abstrak secara sistematis dan numerik. Orang-orang dengan kecerdasan logika-matematika tinggi akan kuat dalam pelajaran-pelajaran sains dan matematika di sekolah.
    Orang tua dapat mulai mengembangkan kemampuan matematika sang balita dengan mengaplikasikan matematika dalam keseharian mereka. Menghitung, menjumlah dan mengurang dapat dijadikan bagian dari aktivitas bermain ataupun pada saat berberlanja di supermarket.
    Untuk mengembangkan kemampuan balita dalam hal sains, kita dapat mendorong balita untuk lebih memperhatikan dan mengobservasi alam sekitar. Balita kita dapat menjumpai berbagai macam observasi, dari mulai bagaimana tumbuhan tumbuh sampai tingkah laku hewan di halaman rumah atau di taman kota terdekat.
    4. Kecerdasan Spasial mengarah pada kemampuan untuk memproses informasi mengenai bagaimana sebuah objek menempati sebuah ruang dan hubungannya dengan objek lain.
    Sebagai contoh, seorang atlet catur, memiliki kecerdasan spasial yang tinggi, yang menyebabkan mereka mampu menganalisa posisi bidak-bidak catur yang berbeda tersebut di atas papan dan memposisikannya saling berhadapan dan melawan satu sama lain. Seniman dan desainer interior, yang mampu menggunakan imajinasi mereka untuk membentuk ide kreatif dan bagaimana menggunakan ruang, juga memiliki kecerdasan spasial yang tinggi.
    Orang tua dapat membantu balita mereka mengembangkan kecerdasan spasial mereka dengan cara mengajak sang balita untuk bermain permainan-permainan logika sederhana seperti Othello, checkers, dan kemudian baru beranjak ke permainan yang lebih rumit seperti catur dan catur cina.
    Kita juga dapat mengembangkan kecerdasan spasial balita dengan mengajak balita untuk menggambar dan melukis.
    5. Kecerdasam Tubuh-Kinestetik mengarah pada kemampuan untuk mengkoordinasikan gerakan fisik. Penari dan atlet adalah mereka yang biasanya memiliki Kecerdasam Tubuh-Kinestetik yang tinggi.
    Orangtua dapat memberikan kesempatan pada balita untuk mengembangkan Kecerdasan Tubuh-Kinestetik dengan membiarkan mereka bermain di ruang terbuka dimana mereka bisa berlari dan menanjak. Ajak mereka bermain selama satu jam ke taman bermain setiap harinya, ini akan sangat membantu balita mengembangkan Kecerdasan Tubuh-Kinestetik mereka dimana mereka mempelajari bagaimana proses tubuh mereka bergerak dan meregang.
    Banyak balita di usia dini sangat menyukai menari. Menari adalah aktivitas natural yang merefleksikan keceriaan dan energi muda mereka, di samping juga menjadi salah satu cara efektif untuk mengembangkan Kecerdasan Tubuh-Kinestetik mereka.
    Menginjak usia balita 4-5 tahun, orang tua mulai dapat mengenalkan balita pada berbagai olahraga yang mencakup gerakan-gerakan sederhana seperti sepak bola dan basket. Kemudian dapat dilanjutkan dengan mengajari olahraga yang lebih kompleks dan membutuhkan koordinasi yang baik seperti bulu tangkis dan tenis meja. Yang penting untuk diingat adalah sebaiknya orang tua menghindari keinginan untuk menjadi kompetitif dan memaksa sang balita terlalu keras pada usia dini.
    6. Kecerdasan Intrapersonal mengarah pada kemampuan memproses informasi mengenai apa yang kita pikirkan dan rasakan. Termasuk juga dengan emosi yang sensitif dan kemampuan untuk mengerti dan mengatur emosi ini. Kita dapat membantu balita untuk mengembangkan kecerdasan intrapersonal mereka dengan mendorong mereka menceritakan apa yang mereka rasakan. Menanyakan pertanyaan-pertanyaan seperti ‘Apa yang kamu rasakan terhadap hal ini?’ atau ‘mengapa kamu merasa seperti ini?’ akan membantu balita mengidentifikasi perasaan mereka. Juga akan sangat membantu dengan memberikan contoh pada balita bagaimana mengekspresikan emosi dan pemikiran dengan sehat dan baik. Sebagai orangtua kita menunjukkan bagaimana mengatur emosi-emosi destruktif seperti kemarahan dan stress.
    7. Kecerdasan Interpersonal mengarah pada kemampuan untuk memproses informasi mengenai bagaimana dan apa yang dirasakan dan dipikirkan oleh orang lain. Kecerdasan jenis ini penting untuk membantu kita berelasi dan berkomunikasi dengan sesama. Hal ini juga penting dalam membantu balita-balita di usia dini untuk berteman dan bersosialisasi.
    Kita dapat membantu balita mengembangkan kecerdasan interpersonal dengan mengajak mereka memperhatikan kebutuhan dan perasaan orang lain di sekitarnya. Bahkan ketika sedang menonton televisi, kita dapat menanyakan kepada balita seperti ‘bagaimana menurutmu perasaan orang itu?’ ‘mengapa mereka merasa seperti itu?’
    Sejak usia dini, balita dapat diajarkan untuk lebih mnegerti orang-orang di sekitar mereka. Orang tua dapat menarik perhatian balita mereka dengan menunjukan bagaimana dampak perbuatan mereka terhadap perasaan orang lain. Ini dapat menjadi hal yang positif, contohnya seseorang akan senang jika kita membantu mereka, ataupun dapat menjadi sedih jika diperlakukan dengan tidak baik.

    link:  http://www.ibudanbalita.com/pojokcerdas/membantu-balita-mengembangkan-berbagai-kecerdasan

    Kerusakan Gigi Pada Balita



    G igi yang bersih dan sehat sangat sedap dipandang. Bagaimana caranya agar si kecil memilikinya?
    "Ma, sakit, Ma. Sakit!" rengek si kecil sambil memegangi mulutnya. Sepanjang hari itu, ia pun enggan makan dan minum, sehingga menjadi sangat rewel.
    Pemandangan seperti itu tentu tak ingin Anda alami. Melihat si kecil sakit gigi, alamak! Kasihan sekali. Buat kita yang sudah dewasa saja sakit gigi itu menyebalkan. Apalagi si kecil.
    Menghindari si kecil sakit gigi sebetulnya gampang-gampang susah. Tentu kita tak bisa menyerahkannya pada si kecil. Karena semua itu masih menjadi urusan/tanggung jawab orang tua.
    "Pengalaman dan pengamatan dalam praktek menunjukan, banyak ibu yang belum mengetahui seluk beluk tumbuh kembang gigi anak-anaknya, khususnya dalam usia balita, di mana praktis semua gigi anaknya masih berupa gigi susu," papar drg. Haryanto A.G., Sp.Pros, Konsulen Kesehatan Gigi.
    Tak jarang pula orang tua yang menganggap sepele masalah tersebut, karena gigi susu akan digantikan oleh gigi tetap. Sehingga tak perlu dirawat."Wah, tentu saja itu salah!" tukas dokter yang praktek di RS Graha Medika, Jakarta Barat ini.
    PERTUMBUHAN GIGI SUSU
    Proses tumbuh kembang gigi sebetulnya sudah berlangsung sejak masih dalam kandungan ibu. Benih gigi susu ini dibentuk kurang lebih 10 minggu kehamilan calon ibu. Tak heran, kesehatan umum seorang ibu hamil turut pula mempengaruhi perkembangan gigi-gigi si kecil.
    Biasanya gigi susu pertama akan erupsi/muncul ke permukaan mulut ketika si anak berumur 5-6 bulan. Dan terus melengkapi hingga berjumlah 20 sampai usia 3 tahun.
    Secara berangsur-angsur pula, gigi-gigi susu ini akan tanggal mulai usia 5-6 tahun dan berakhir sampai usia 12-13 tahun. Dalam dunia kedokteran, periode ini disebut periode geligi bercampur.
    Kendati fungsinya akan digantikan, tak berarti orang tua boleh mengabaikan kesehatan gigi susu. Sebaiknya, bila gigi susu sudah muncul ke permukaan, maka pemeliharaan kesehatan dan kebersihan mulut, serta jenis makanan dan minuman yang diberikan akan sangat berperan terhadap kesehatan gigi dan mulut. Termasuk juga cara pemberian makanan dan minuman tersebut.
    Karena itu, terang drg. Haryanto, "Menyikat gigi secara teratur dua kali sehari setelah sarapan pagi dan makan malam sangat bermanfaat untuk mencegah kerusakan gigi."
    LEWAT MAKANAN
    Kerusakan gigi pada anak-anak bersifat multifaktorial. Karena itu kita perlu memberi perhatian. Ada pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati. Ini tentu jauh lebih murah. Karena bila rusak, perlu tindakan perawatan agar tak berlanjut parah. Biayanya pun tak sedikit.
    Perawatan gigi agar tumbuh sehat dimulai sejak dini. Sejak ibu mengandung. Karena tak jarang si kecil membawa kelainan gigi akibat kurangnya gizi dari dalam kandungan. Selanjutnya berilah si kecil makanan dengan kecukupan gizi tinggi, seperti makanan berserat.
    Ayah dan ibu bisa menjadi contoh bagi si kecil. Terapkan kebiasaan makanan sehat di rumah. Anda bisa memasukkan zat-zat gizi yang dibutuhkan si kecil lewat menu makanan sehari-harinya. Entah itu lewat makanan utamanya atau makanan selingan.
    Kebiasan ini akan menghindarkan si kecil dari makanan camilan yang tak sehat. Asal ibu tahu, makanan yang buruk untuk pertumbuhan gigi adalah makanan yang mengandung kadar gula tinggi seperti permen, es krim, sirop, kue-kue.
    Menghindarinya sama sekali tentu akan sangat sulit. Sesekali bolehlah si kecil memakan makanan-makanan itu, tapi biasakan untuk minum air putih sesudahnya. Berkumur dengan air putih setidaknya akan menghilangkan sisa-sisa makanan di sela gigi.
    "Bisa juga dilakukan dengan cara memakan buah-buahan berserat, seperti apel. Secara tak langsung, gigi si kecil dibersihkan. Tapi, jangan lupa untuk tetap menggosok gigi," terang dokter yang juga berkantor di FKG Universitas Trisakti ini.
    Jika sudah terlanjur rusak, mau tak mau si kecil harus diberikan perawatan khusus. Jangan terlalu cepat berkeinginan untuk memberi "pagar" agar gigi si kecil rapi. "Ini akan percuma, karena gigi tetapnya belum tumbuh secara keseluruhan," saran dokter yang sudah berpraktek lebih dari 30 tahun ini.
    Karena itu, tindakan menambal jika terjadi lubang, adalah langkah tepat. Jangan berpikiran, "Ah, itu, kan, cuma gigi susu. Tak perlu ditambal."
    Kendati gigi ini bersifat sementara, toh fungsinya sangat dibutuhkan oleh si kecil. Sehingga, bila fungsi gigi ini terganggu, tentu akan mengganggu kegiatan si kecil. Terutama kegiatan makannya. Akibatnya, bisa saja si kecil jadi malas makan karena giginya sakit. Akibat lebih panjangnya bisa Anda tebak sendiri.
    Riesnawiati Soelaeman/nakita
    Cara Menyikat Gigi
    Kendati masih kecil, tetap ajari putra-putri Anda cara menyikat gigi yang benar. Karena kelak, ini akan menjadi kebiasaan baginya. Anda bisa melakukannya bersama dengan si kecil di depan cermin.
    1. Pegang sikat gigi sehingga sebagian sikat berada di atas gigi, dan sebagian di atas gusi. Dengan cara ini si kecil dapat membersihkan gigi secara optimal dan sekaligus "memijat" gusi.
    2. Gosok bagian atas gigi dengan gerakan maju-mundur, pendek dan cepat, secara terus menerus. Cara ini menghilangkan secara tuntas bakteri dan sisa makanan yang melapisi gigi, yang menjadi penyebab utama gangguan jaringan penyangga gigi dan gigi keropos.
    3. Geser gerakan tersebut setiap dua gigi, tetap dengan gerakan teratur dan terus menerus. Cara ini mampu membersihkan sampai ke sela-sela gigi.
    4. Gosoklah dari gusi ke arah mahkota gigi, untuk membersihkan lapisan bakteri yang sudah terlepas. Cara ini akan membebaskan gigi dari bakteri sekecil apa pun.
    5. Ulangi cara tersebut (nomor 4) untuk membersihkan permukaan dalam gigi.
    6. Gosoklah permukaan kunyah gigi dengan gerakan maju-mundur seperti cara di atas, lalu kumur hingga bersih.
    Memelihara Gigi Si Kecil
    * Sebelum tumbuh gigi, bersihkan mulut bayi dengan kain kasa steril/kapas dibasahi air hangat usai menyusui. Waspadalah jika terjadi infeksi jamur (seperti buih susu berwarna putih) melekat di lidah. Jika terjadi hal demikian, olesi jaringan mulut dengan Gentian Violet menggunakan cotton buds . Bawa si kecil ke dokter jika tak jua sembuh.
    * Setelah tumbuh gigi, sikatlah gigi bayi dengan sikat khusus bayi. Minimal sekali sehari dan tak perlu pakai pasta gigi. Untuk mencegah karies gigi, hindari memberi susu botol sambil anak tertidur dan jangan memberi tambahan gula pada susu formula.
    * Setelah si kecil umur setahun, ajari ia menyikat gigi. Bantu oleh ibu/ayah dari belakang. Beri pasta gigi yang mengandung fluoride dengan berbagai rasa, seperti jeruk, lemon, apel, stroberi, dan sebagainya.
    * Tanamkan kebiasaan menyikat gigi pada si kecil. Minimal dua kali sehari, sebelum tidur dan sesudah sarapan.
    Agar Si Kecil Berani Ke Dokter Gigi
    Terkadang sulit sekali mengajak si kecil ke dokter gigi. Bisa jadi ia pernah punya pengalaman tak enak dengan dokter gigi. Atau malah hanya karena ia pernah mendengar cerita orang dewasa yang kesakitan karena giginya baru dicabut.
    Peran Anda untuk membuat si kecil berani ke dokter gigi sangat penting. Ada beberapa hal yang harus Anda ingat agar si kecil tak takut pada dokter gigi.
    1. Jangan menunggu sampai sakit.
    Ajak si kecil ke dokter gigi kendati giginya tak sakit. Perkenalkan ia dengan dokter, perawat, peralatan dan ruang praktek. Suasana yang enak justru akan membuat si kecil merasa nyaman. Minta dokter untuk menjelaskan pada si kecil tentang cara perawatan gigi dan kerusakan yang ditimbulkan jika gigi tak dirawat.
    2. Jangan Menakut-nakuti si Kecil.
    Kadang, secara tak sengaja kita sering menakut-nakuti si kecil jika ia bandel. "Awas, lo, kalau Ade masih bandel, nanti disuntik sama dokter!" Ini hanya akan membuatnya anti pada profesi dokter. Cara ini malah akan merepotkan Anda ketika harus membawanya ke dokter gigi. Karena si kecil akan ngambek dan malah mengamuk.
    Lebih baik jelaskan padanya, "Gigimu harus dicabut karena berlubang. Dan dokter memang jago dalam soal itu. Memang agak sakit, sedikit. Tapi, dokter akan melakukannya dengan hati-hati. Kamu pasti cepat sembuh."
    3. Jangan Sekaligus.
    Jika gigi si kecil berlubang lebih dari satu, jangan mencabutnya sekaligus. Buatlah beberapa kali pertemuan dengan dokter gigi. Cabut satu per satu.
    4. Dokter Spesialis.
    Carilah dokter gigi yang ramah di kota Anda. Sehingga ia bisa menenangkan si kecil yang ketakutan. Perlakuan ini akan memberikan rasa nyaman pada si kecil. Jangan sungkan untuk mengganti dokter gigi jika dirasa tak cocok buat si kecil

    Link:  http://www.tabloidnova.com/Nova/Kesehatan/Anak/Kerusakan-Gigi-Pada-Balita

    Rabu, 06 April 2011

    9 Cara Membuat Si Kecil Makan Lebih Sehat





    www.balita-anda.com_makanan_sehatJika sejak kecil buah hati Anda sudah mengenal makanan yang kurang sehat, seperti junk food, snack MSG, atau minuman berkarbonasi, tak heran jika ia agak sulit untuk mau mengkonsumsi makanan sehat. Sayuran, buah-buahan, atau makanan sehat lainnya agak sulit untuk dikonsumsi anak-anak. Namun, jika tak dibiasakan, lama-kelamaan si kecil bisa menderita obesitas. Berikut adalah cara yang bisa Anda lakukan untuk membujuk anak untuk mengkonsumsi makanan sehat.
    1. Persediaan di lemari
    Persediaan yang Anda miliki di lemari penyimpanan makanan akan memengaruhi pola makan si kecil. Hindari camilan tinggi lemak, asin, dan manis dari daftar belanjaan Anda. Alih-alih, pilih makanan seperti buah-buahan dan sayuran untuk disimpan. Khususnya makanan yang mudah dibawa dan dimakan, seperti apel, pisang, dan wortel kecil. Makanan lain yang sehat, seperti yogurt tanpa lemak, selai kacang alami, biskuit whole-grain, dan susu rendah lemak.

    2. Ajak seisi keluarga untuk berpartisipasi
    Ajak agar si kecil berpartisipasi dalam mengambil barang belanjaan. Misal, dengan memberikan masing-masing daftar belanjaan makanan sehat yang memang akan Anda beli. Anak tak boleh memasukkan makanan yang tak tercantum di daftar ke dalam kereta belanja. Mereka akan terbiasa terekspos dengan makanan sehat dengan sendirinya.

    3. Asupan kalsium
    Anak-anak butuh kalsium, apalagi yang sedang dalam masa pertumbuhan. Anda harus lebih cerdas dalam menjalankan taktik. Misalnya, tambahkan keju rendah lemak tinggi kalsium ke dalam omelet sarapannya, atau lelehan keju tinggi kalsium di atas rotinya. Pandai-pandai untuk berkreasi agar kebutuhan vitamin si kecil terpenuhi dan sehat.

    4. Celup-celup
    Celup-celup sayuran dan buah bikin acara makan jadi lebih menyenangkan. Coba hidangkan potongan buah apel beserta yogurt vanila rendah lemak. Agar si kecil juga mengenal, bahwa makanan sehat pun enak rasanya. Plus, supaya ia tak lagi takut untuk mencoba makanan selain makanan yang biasa ia makan di meja makan atau di kantin.

    5. Jadi panutan
    Jadilah panutan dan ajari anak-anak untuk menyeimbangkan pilihan ketika sedang makan di luar. Tambahkan salad hijau dalam pesanan dan pesan saus yang rendah lemak. Pilih mustar ketimbang mayones pada olesan sandwich. Pilih makanan yang dikukus ketimbang gorengan.

    6. Perbanyak serat
    Ketika anak-anak sudah mengenal makanan junk food yang asin dan banyak lemak, sulit untuk membuat mereka menyukai makanan yang kaya serat. Padahal, serat ketika dikombinasikan dengan air yang banyak bisa mencegah konstipasi. Makanan berserat yang amat baik memiliki 5 gram atau lebih serat per saji. Sementara makanan yang dinilai cukup baik memiliki sajian antara 2,5 hingga 4,9 gram per saji. Beberapa makanan yang memiliki kandungan serat baik, antara lain, kentang manis panggang dimakan dengan kulit yang sudah dibersihkan, dan keripik gandum (flake).

    7. Sajikan porsi kecil
    Untuk memastikan bahwa si kecil tidak makan terlalu banyak, pastikan ia hanya mendapatkan makanan dengan sajian yang secukupnya. Cegah agar si kecil tidak mengkonsumsi terlalu banyak camilan, pisahkan camilan untuknya dalam porsi kecil. Misal, siapkan 1 tempat makan khusus untuknya yang berisi camilan yang boleh ia makan. Ini berguna untuk menghindarkannya mengkonsumsi makanan berlebihan, sekaligus mengkontrolnya mengambil makanan di luar porsinya.

    8. Tambahkan makanan sehat
    Jangan lupa untuk menghidangkan buah-buahan di rumah. Selain rendah kalori, buah juga kaya vitamin dan mineral. Mengkonsumsi buah sebelum makan bisa mengenyangkan sebelum makan besar. Hasilnya, perut terasa lebih penuh sebelum makan, sehingga bisa mengurangi masuknya kalori.

    9. Ukur-ukur
    Ajari anak Anda berapa banyak porsi yang masuk akal. Contoh, sajian nasi yang cukup kira-kira sebesar sendok scoop es krim. Untuk membuat si kecil terbiasa melihat perkiraannya, biarkan si kecil mengambil nasi dengan scoop es krim dari mangkuk nasi untuk makan malam nanti. Ukuran makan daging yang cukup untuk anak-anak sekitar sebesar tumpukan kartu remi. Jadi, bawa perbandingannya saat akan makan nanti.

    Tata Cara Memijat Si Kecil





    www.balita-anda.com_pijat_bayiUntuk mendapatkan manfaat yang optimal, pemijatan bayi tak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada cara dan rambu-rambu yang mesti diperhatikan. Berikut adalah cara atau pedoman pemijatan pada bayi.

    * Pijatan di wajah untuk melemaskan otot wajah.

    Tekan jari-jari pada kening bayi, pelipis, dan pipi. Gunakan kedua ibu jari untuk memijit daerah di atas alis. Dengan tekanan lembut, tarik garis dengan ibu jari dari hidung ke arah pipi bayi. Gunakan kedua ibu jari untuk memijit sekitar mulut, tarik hingga bayi tersenyum. Pijat lembut rahang bawah bayi dari tengah ke samping seolah membuat bayi tersenyum. Pijat secara lembut daerah di belakang telinga ke arah dagu.

    * Pijatan di dada untuk memperkuat paru-paru dan jantung.

    Letakkan kedua tangan di tengah dada bayi dan gerakkan ke atas, kemudian ke sisi luar tubuh dan kembali ke ulu hati tanpa mengangkat tangan seperti membentuk hati. Lalu, dari tengah dada bayi, pijat menyilang dengan telapak tangan ke arah bahu seperti membentuk kupu-kupu.

    * Pijatan pada perut untuk meningkatkan sistem pencernaan dan mengurangi sembelit.

    Lakukan gerakan memijat di atas perut bayi seperti mengayuh sepeda dari atas ke arah bawah perut. Kemudian, angkat kedua kaki bayi dan tekan lututnya perlahan-lahan ke arah perut. Buatlah bulan separuh terbalik dengan tangan kanan, mulai dari kiri ke kanan searah jarum jam. Saat tangan kanan di atas, tangan kiri di bawah dan berputar mengikuti arah jarum jam membentuk lingkaran penuh seperti matahari.

    * Pijatan tangan dan kaki untuk menghilangkan ketegangan dan memperkuat tulang.

    Pegang lengan bayi dengan kedua telapak tangan seperti memegang pemukul softball. Dengan gerakan seperti memerah, pijat tangan bayi dari bahu ke pergelangan. Lakukan gerakan sebaliknya, dari pergelangan ke arah pangkal lengan. Tarik lembut jari-jari bayi dengan gerakan memutar. Dengan kedua ibu jari secara bergantian, pijat seluruh permukaan telapak tangan dan punggung tangan bayi. Gunakan kedua telapak tangan untuk membuat gerakan seperti menggulung. Untuk kaki, ikuti cara yang sama seperti teknik memijat tangan.

    * Pijatan punggung untuk memperkuat otot yang menyangga tulang belakang. Pijat dengan gerakan maju mundur menggunakan kedua telapak tangan di sepanjang punggung bayi, luncurkan salah satu telapak tangan dari leher sampai ke pantat bayi dengan sedikit tekanan. Buat gerakan melingkar dengan jari-jari, terutama pada otot di sebelah tulang belakang. Buat pijatan memanjang dengan telapak tangan dari leher ke kaki untuk mengakhiri pijatan.

    Untuk detail petunjuk pemijatan bayi silakan di download disini

     
    Dunia Bunda dan Balita © 2011
    Design by Premiumbloggertemplates.com | reDeveloped by EKA
    Powered by Blogger